Forkompimcam Jirak Jaya Gelar Operasi Yustusi, Hadiahkan permen Kepada Warga Yang Pakai Masker.

Camat Jirak Jaya Memantau Pedagang Pasar Jirak Saat Operasi Yustisi.

MUBA, Jirak Jaya  – Tingginya penyebaran Covid-19 di Kabupten Musi Banyuasin (Muba) dalam beberapa pekan terakhir, membuat pemerintah daerah semakin intensif dalam menekan penyebaran virus tersebut. Sama halnya dengan yang dilakukan Forum kordinasi pimpinan kecamatan ( Forkopimcam ) Jirak Jaya dengan menggandeng TNI dan POLRI serta pemerintahan Desa Jirak menggelar Operasi Yustisi yang dilakukan di pasar dan persimpangan jalan Desa Jirak., Senin (19/10 ) Camat Jirak Jaya Yudi Suhendra SE.M.S.i mengatakan Pemerintah Kecamatan bersama Forkopimcam terus berupaya menggaungkan protokol kesehatan di era kebiasaan baru saat ini. Salah satunya tak henti hentinya mensosialisasikan pada masyarakat program 3 W . Wajib Pakai Masker, Wajib Cuci Tangan dan Wajib Jaga Jarak..” Jika kesadaran masyarakat tinggi akan pentingnya kesehatan dapat dipastikan penyebaran covid 19 akan dapat ditekan bahkan dapat hilang dan kita dapat hidup normal seperti biasa,” Kata Camat.
Mengingat saat ini kondisi penyebaran Covid-19 di Muba trennya semakin meningkat, sehingga penerapan kepatuhan harus di jalankan, bahkan kecamatan juga telah membuka posko ops yustisi mendasari Perbup No 67 Tahun 2020 yang mana masyrakat untuk mematahui protokol kesehatan. Pada kegiatan tersebut tentunya pihaknya melibatkan, Puskesmas Pemdes Jirak, BPD desa Jirak Karang Taruna, dan tokoh masyarakat Jirak Jaya .”Berdasarkan dari data yang ada penyebaran COVID-19 kebanyakan dari warga pendatang , oleh karena itu inisiasi yang dilakukan Forkopimcam sangat tepat dalam memutus rantai. Tidak hanya dipasar Jirak namun di sepanjang jalan menyasar tempat tempat keramaian dalam mensosialisasikan protokes ditengah masyarakat,” ungkapnya.

Kades Jirak berikan hadiah permen kepada warga yang taat bermasker

Selain itu pihaknya mengapresiasi masyarakat dan pedagang dengan memberikan hadiah permen bagi masyarakat yang memakai masker dan sebaliknya untuk masyarakat yang tidak pakai masker juga diberikan sanksi mulai dari menyanyi hingga sangsi pus up, kedepannya sanksi denda sesuai Perbub No 67 Tahun 2020. Akan diberlakukan “Kita menyiapkan puluhan bungkus besar permen sebagai penghargaan bagi masyarakat yang sadar pentingnya kesehatan dengan wajib memakai masker ,” Alhamdulillah dalam operasi yustisi kali ini hampir tidak ditemukan lagi baik pedagang maupun masyarakat yang tidak memakai masker,” Pungkasnya ( Iwan Taruna )

Categories: Kesehatan,Peristiwa