Musibah Kebakaran Menimpa Warga Desa Gajah Mati, Satu Orang Mengalami Luka Bakar

EKSPOST.COM – – Pemilik akun media sosial FB atas nama Sri Arifin yang diteruskan oleh pemilik akun FB atas nama Yuli Susanti menayangkan siaran langsung peristiwa musibah kebakaran satu unit rumah warga di Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Mukomuko, Selasa. (20/6/2023) sore sekitar pukul 15. 00 WIB.

Melalui video live FB tersebut, terpantau api berkobar membumbung tinggi menghanguskan bangunan satu unit rumah yang terbuat dari papan, berada di tepi ruas jalan lintas Bengkulu- Sumatera Barat tepatnya di wilayah kecamatan Sungai Rumbai Kabupaten Mukomuko.



Belum diketahui secara pasti sumber api yang menyebabkan terjadinya kebakaran rumah itu, namun berdasarkan informasi yang didapat sementara api diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik.

Kapolres Mukomuko, AKBP Nuswanto, SH, S.IK, MH, melalui Kapolsek Sungai Rumbai, Iptu A. Azhara K, SH saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa musibah kebakaran tersebut.

Menurut Kapolsek Sungai Rumbai, peristiwa kebakaran menghanguskan Satu unit rumah beserta perabot dan barang berharga di dalamnya, dialami korban atas nama Wain Marjoni (40), Warga Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Mukomuko, yang bekerja sebagai karyawan PT.DDP. terjadi pada Selasa sore (20/6/2023) sekira pukul 16. 00 WIB.



Menurut Kapolsek Sungai Rumbai, meski tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini, namun salah satu anggota keluarga korban atas nama Jona (17) masih pelajar, mengalami luka bakar di bagian lengan tangan kanan sudah dilakukan tindakan medis.

“Sementara kerugian materil akibat kejadian ini,
diperkirakan mencapai hingga Rp. 50. 000.000 (Lima Puluh juta rupiah),” terang Iptu A. Azhara . K, SH

Adapun kronologis kejadian menurut Kapolsek Sungai Rumbai, berawal pada hari Selasa tanggal 20 Juni 2023 sekira pukul 16.30 Wib di Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Rumbai , Kabupaten Mukomuko, telah terjadi kebakaran rumah yang di duga akibat korsleting listrik yang mana rumah tersebut terbuat dari bahan kayu papan kering, sehingga saat kebakaran, api cepat menjalar dan menghanguskan satu unit rumah beserta isi parabot di dalamnya.

“Situasi saat ini aman dan kondusif. kita menghimbau agar warga lebih waspada pada keadaan cuaca panas dan kemarau, selalu mengecek jaringan listrik dan tempat pembakaran selalu terjaga agar terhindar dari bahaya kebakaran.” Pungkas Iptu A. Azhara K, SH. (AS).





Author: Redaksi Ekspost

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *